Sakit Liver

Sakit Liver – Perbaiki Cara Pandang Tentang Hidup Sehat Dengan Harga LIVER ANDA

Menjaga kesehatan di tengah kesibukan yang menumpuk adalah prioritas yang seharusnya Anda lakukan. Tanpa sadar, liver Anda bekerja keras kian berat tiap hari. Baik karena pola hidup maupun pola makan yang tidak dapat sepenuhnya memenuhi standar konsumsi gizi seimbang.

Sakit Liver

Sakit Liver

Liver merupakan organ penting yang membantu Anda dalam detoksifikasi, mengatur metabolisme tubuh dan membentuk antibodi untuk sistem pertahanan tubuh. Jagalah liver Anda mulai dari sekarang, karena fungsinya yang sangat penting dan hanya ada 1 buah saja dalam tubuh kita (seperti jantung).

Penyebab Sakit Liver

1. Pola hidup yang tidak sehat :

  • Aktifitas tinggi dan olahraga berlebihan tanpa diimbangi oleh istirahat dan pola tidur yang baik
  • Minum obat berlebihan
  • Mengkonsumsi makanan yang tidak sehat dan higienis
  • Minum alkohol berlebihan
  • Pola makan yang tidak teratur dan tidak seimbang

2. Virus hepatitis (A, B dan C)

Kenali Gejala Sakit Liver dan Lindungi Liver Anda!

  • Mudah lelah dan lesu
  • Mengalami depresi
  • Nyeri di sisi kanan perut
  • Nafsu makan hilang
  • Mual, muntah dan penyakit diare
  • Warna kulit dan bola mata berwarna kekuningan atau bahkan kuning
  • Kadang persendian terasa nyeri
  • Air seni berwarna gelap seperti air teh

Penyebab sakit liver bisa diakibatkan karena beberapa hal misalnya adalah ;

  1. Virus yang menular lewat fekal oral
  2. Parenteral
  3. Seksual
  4. Perinatal
  5. Efek toksik dari beberapa jenis obat-obatan
  6. Minuman yang mengandung alkohol
  7. Akibat keracunan
  8. Jamur dan lainnya.

Walaupun hingga saat ini masih belum diketahui mengenai jumlah pasti dari pravalensi dan insidens penyakit hati di Indonesia namun data WHO menyatakan bahwa sakit liver yang diakibatkan karena virus mempunyai peringkat endemik yang sangat tinggi di Negara Indonesia.

Cara Mengatasi Sakit Liver

Upaya yang dilakukan oleh pemerintah Indonesia dalam mengurangi pravalensi dari sakit liver bisa dilakukan dengan berbagai upaya baik lewat penyuluhan atau juga lewat pemberian jenis vaksin hepatitis A dan hepatitis B yang diberikan dengan gratis. Namun, tanpa adanya kesadaran langsung dari  masyarakat dan tidak ada kerjasama dengan berbagai  pihak yang terkait, maka upaya dari pemerintah ini tidak akan bisa berjalan dengan baik.

Jenis Sakit Liver

Beberapa jenis sakit liver yang biasanya terjadi adalah :

  1. Hepatitis
    Penyakit hepatitis adalah salah satu penyakit yang bisa disebabkan karena beberapa hal. Selain itu juga penyakit hepatitis terbagi menjadi beberapa jenis lagi di dalamnya, yakni adalah penyakit hepatitis A, hepatitis B, C, D, E, F, dan G. Namun penyakit hepatitis yang biasanya banyak ditemukan adalah penyakit hepatitis A, B, dan juga C.
  2. Penyakit sirosis hati
    Jika hati sudah mengalami peradangan dan pembengkakan, maka biasanya hati akan berusaha untuk memperbaiki bekas luka atau juga parut yang terjadi. Parut ini disebut sebagai fibrosis yang bisa membuat hati bisa mengalami kesulitan lebih tinggi untuk melakukan fungsinya dengan baik. Disaat terjadi kerusakan, maka semakin banyak parut yang terbentuk dan mulai menyatu, maka keadaan seperti ini disebut sebagai sirosis hati. Pada penyakit sirosis hati, maka area hati yang mengalami kerusakan akan bisa menjadi permanen dan menetap dan bisa menjadi sikatriks. Darah tidak bisa mengalir dengan baik karena pada jaringan hati yang mengalami kerusakan dan biasanya hati akan mulai menciut serta bisa menjadi lebih keras.
  3. Kanker hati
    Penyakit kanker hati yang banyak terjadi adalah HCC atau Hepatocellular carcinoma. HCC adalah salah satu bentuk dari komplikasi yang terakhir yang terjadi dengan serius dari penyakit hepatitis kronis, dan paling utama adalah sirosis yang diakibatkan karena serangan virus penyakit hepatitis B, C, dan juga jhemochromatosis. Pemeriksaan yang bisa dilakukan pada penyakit kanker hati adalah bertujuan untuk mendneteksi terjadinya penyakit kanker hati seperti AFP dan PIVKA II.
  4. Perlemakan pa hati
    sakit liver lainnya yang terjadi adalah jika terjadi suatu penimbunan lemak di dalam hati melebihi 5% dari berat hati atau bahkan juga mengenai lebih dari separuh jaringan sel di dalam hati. Perlemakan pada hati biasanya akan beresiko untuk menjadi penyebab terjadinya kerusakan hati dan penyakit sirosis hati. Kelainan yang seperti ini pada akhirnya akan muncul akibat dari konsumsi alkohol yang berlebihan dan disebut dengan ASH (Alcoholic Steatohepatitis) maupun yang terjadi bukan karena alkohol yang disebut dengan NASH. Pemeriksaan yang bisa dilakukan adalah pemeriksaan enzim SGOT, SGPT, dan juga alkali Fosfatase.
  5. Kolestatis dan Jaundice
    Kolestatis merupakan salah satu kondisi yang membuat kegagalan pada produksi dan pengeluaran empedu. Lamanya seseorang menderita penyakit kolestatus bisa membuat terjadinya kegagalan pada penyerapan lemak dan juga penyerapa pada vitamin A, D, E, K oleh sistem pencernaan. Selain itu juga adanya suatu penumpukan dari asam empedu, bilirubin dan juga kolesterol di dalam hati. Kelebihan bilirubin di dalam hati dan juga sirkulasi darah serta penumpukkan yang terjadi pada pigmen empedu di kulit, dan membran mukosa dan bola mata yang terjadi disebut dengan jaundice. Jaundice adalah penyakit kuning yang membuat warna urin menjadi lebih gelap namun fesesnya berwarna lebih terang.

Sakit Liver

Posted in Sakit Liver | Tagged , , , , , , | Comments Off

Jenis-Jenis Penyakit Liver

Jenis-Jenis Penyakit Liver – Pada umum liver lebih dikenal sebagai penyakit yang berhubungan dengan organ hati atau biasa juga disebut sebagai hepatitis. Seperti yang kita ketahui bahwa hepatitis adalah peradnagan pada hati ini bisa terjadi karena mengkonsumsi toksin yang terbawa oleh bahan makanan, obat-obatan yang banyak mengandung bahan kimia atau bisa juga disebabkan oleh suatu agen infeksi (virus) atau karena keracunan.

Jenis-Jenis Penyakit Liver

Jenis-Jenis Penyakit Liver

Penyakit Liver

Penyakit liver ini dapat dibedakan menjadi dua bagian tergantung berapa lama penderita mengidap penyakit ini. Jika seorag pedeirta menderita hepatitis kurang dari 6 bulan maka disebut hepatitis akut dan jika penyakit tersebut selama 6 bulan lebih maka disebut hepatitis kronis.

Jenis-Jenis Penyakit Liver, antara lain :

1. Penyakit Hepatitis atau yang biasa dikenal dengan penyakit radang hati, infeksi virus merupakan penyebab utama terjadinya peradangan pada sel-sel hati, terutama virus hepatitis A,B,C,D dan E.

2. Sirosis hati adalah keadaan penyakit yang sudah lanjut dimana fungsi liver telah hilang secara bertahap karena jaringan hati yang normal digantikan oleh jaringan parut (fibrosis) dan mempengaruhi struktur normal dan regenerasi sel-sel hati sehingga sel-sel hati menjadi rusak ataupun mati. Sirosis hati dapat terjadi karena virus hepatitis B dan C yang berkelanjutan atau karena penyakit lain yang menyebabkan saluran empedu tersumbat.

3. Kanker hati biasa juga dikenal dengan istilah hepatoma atau carcinoma heptocelluler terjadi apabila kanker primer berkembang pada jaringan hati yang berasal dari sel parenkim atau epitel saluran empedu atau metastase dari tumor jaringan lainnya. Hepatoma atau carcinoma heptocelluler merupakan komplikasi akhir yang serius dari hepatitis kronis, terutama sirosis yang terjadi karena virus hepatitis B, C dan hemochromatosis.

4. Perlemakan hati biasanya terjadi pada orang yang mengalami obesitas dimana lemak tertimbun secara berlebihan pada sel-sel hati dan menggantikan jaringan normal hati dengan lemak yang tidak sehat. Kondisi ini akan membuat hati menjadi sedikit membesar dan lebih berat serta berpotensi merusak jaringan hati dan sirosis hati.

5. Kolestasis dan jaundice yang merupakan keadaan akibat kegagalan memproduksi dan berkurangnya atau terhentinya aliran empedu di sepanjang jalur antara sel-sel hati dan usus 12 jari yang dapat menyebabkan gagalnya penyerapan lemak dan vitamin A, D, E, K oleh usus, jika aliran empedu terhenti sementara hati terus memproduksi bilirubin masuk ke dalam aliran darah dan kemudian mengendap di kulit dan dibuang ke air kemih akan menimbulkan jaundice (sakit kuning).

6. Hemochromatosis merupakan kelainan metabolisme besi yang ditandai dengan adanya pengendapan besi secara berlebihan di dalam jaringan penyakit ini bersifat genetik atau keturunan.

Gejala Penyakit Liver

Gejala dari jenis-jenis penyakit liver adalah :

  1. Kulit atau juga sklera mata yang berwarna kuning.
  2. Badan yang terasa sangat lelah dan sangat lemah.
  3. Gejala sakit flu misalnya adalah seperti sakit demam, dan juga rasa nyeri yang terasa diseluruh tubuh.
  4. Nafsu makan yang hilang atau tidak bisa mengonsumsi jenis makan dan juga minum.
  5. Mengalami mual serta muntah.
  6. Gangguan yang terjadi pada indera perasa dan indera penciuman.
  7. Nyeri abdomen yang biasanya disertai dengan pendarahan pada usus.
  8. Tungkai dan juga abdomen yang mengalami pembengkakan.
  9. Pada permukaan kulit biasanya akan muncul pembuluh darah yang kecil, berwarna merah, dan biasanya membentuk formasi seperti laba-laba, telapak tangan yang akan terlihat memerah, serta mengalami flapping tremor, dan juga kulit yang mengalami memar lebih cepat. Tanda-tanda seperti ini merupakan suatu kemungkinan dari adanya jenis-jenis penyakit liver seperti sorosis hati.
  10. Gangguan pada mental misalnya pada stadium lanjut.
  11. Darah yang keluar lewat muntah atau juga lewat rektum
  12. Demam yang terjadi dengan persisten, menggigil dan juga berat badan yang mengalami penurunan. Ketiga dari gejala ini mungkin akan menandakan adanya masalah suatu abses hati.

Terapi Penyakit Liver

Terapi yang bisa dilakukan pada sakit liver karena hati yang normal dan halus serta kenyal maka bisa disentuh. Disaat hati mengalami infeksi oleh suatu penyakit, maka hati biasanya akan mengalami pembengkakan. Sel hati biasanya akan mengeluarkan enzim alanin aminotransferase ke dalam darah. Dengan keadaan yang seperti ini maka dokter akan bisa memberitahu pasien mengenai kerusakan yang terjadi pada hati. Jika pada konsentrasi enzim tadi kadarnya lebih tinggi dibadningkan dalam keadaan normal, maka hal ini akan menandakan adanya suatu kerusakan pada hati yang mengalami peningkatan. Dan pengendalian atau penanggulangan dari sakit liver yang terbaik adalah dengan melakukan terapi pencegahan agar tidak terjadi suatu penularan maupun infeksi yang terjadi. Terapi dari sakit liver ini bisa dilakukan dengan :

  1. Terapi tanpa obat
  2. Terapi dengan menggunakan obat
  3. Terapi dengan menggunakan vaksinasi
  4. Terapi transplantasi hati.

Cara mencegah sakit liver, maka hal yang bisa dilakukan secara alami adalah dengan mengonsumsi jenis makanan yang mengandung vitamin A dalam jumlah yang cukup dan bisa membantu untuk mencegah terjadinya penumpukan yang terjadi di jaringan sel yang mengalami pengerasan dan merupakan salah satu karakteristik dari sakit liver atau peyakit hati. Namun penggunaan dari vitamin yang larut pada lemak ini untuk jangka waktu yang panjang dan dengan menggunakan dosis yang berlebihan akan membuat terjadinya pembengkakan hati dan penyakit hati.

Jenis-Jenis Penyakit Liver

Posted in Sakit Liver | Tagged , , , , , , | Leave a comment

Gejala Sakit Liver

Gejala Sakit LiverLiver atau hati merupakan organ yang sangat penting bagi kelangsungan hidup yang memiliki lebih dari 500 fungsi, termasuk menentralkan tubuh dari zat-zat berbahaya yang masuk dari luar tubuh maupun yang terbentuk di dalam tubuh akan dibuang ke hati bersama-sama cairan empedu menuju usus, mengontrol penggumpalan darah serta menghasilkan empedu untuk menguraikan lemak menjadi asam lemak pada proses pencernaan. Liver merupakan kelenjar terbesar dalam tubuh dan terletak di bagian kanan atas perut yang terdiri atas dua bagian lobus kiri dan kanan.

Gejala Sakit Liver

Gejala Sakit Liver

Gejala Sakit Liver

Berikut Gejala Sakit Liver yang umum terjadi, adalah :

  • Urin berubah manjadi warna kecokelatan sperti teh
  • Selera makan mulai hilang
  • Mual-mual
  • Naik atau turunnya berat badan tubuh secara abnormal
  • Penyakit Diare
  • Muntah-muntah
  • Warna feses jadi pucat
  • Nyeri pada bagian kanan atas perut
  • Cepat merasa lelah
  • Hipoglikemia (kadar gula darah rendah)
  • Sering mengeluh nyeri otot
  • Timbul varises terutama pada seseorang yang memiliki bentuk tubuh yang gemuk
  • Penurunan gairah seksual
  • Depresi atau stress

Jika Gejala Sakit Liver  yang dirasakan semakin parah, maka bisa saja terjadi infeksi yang menyebabkan hepatitis dan merembet pada penyakit seperti sirosis hati (penyakit dimana fungsi hati menjadi tidak teratur dan terjadi penambahan jaringan ikat), kerusakan ginjal dan gagal hati. Gejala-gejala gagal hati itu adalah :

  • Aplstic anemia, kondisi dimana tulang tak bisa lagi memproduksi sel-sel darah.
  • Ascites, terkumpulnya cairan di daerah perut.
  • Hindari penggunnaan bersama alat-alat pribadi seperti alat cukur, gelas, sendok, piring, gunting kuku, baju, sikat gigi, handuk, sisir dll.
  • Pantang minum alkohol dan hindari rokok
  • Menggunakan obat-obatan sesuai yang disarankan dokter
  • Makan-makanan bergizi sesuai diet yang berimbang
  • Mendapat suntikan imunisasi anti hepatitis

Mengatasi Penyakit Liver

Gejala sakit liver kronis biasanya akan menutupi semua gejala yang bisa dicurigai dari masalah penyakit hati yang terjadi pada anak dan bisa terjadi pada bayi juga. Hal yang bisa dilakukan untuk membantu mengatasi masalah gejala sakit liver adalah dengan memberikan obat jenis multivitamin dengan menggunakan mineral. Golongan obat ini merupakan salah satu hal yang dilakukan untuk mengobati sakit liver yang bisa menunjang pasien penyakit hepatitis dan jenis penyakit hati yang lainnya. Biasanya pada penyakit hati atau sakit liver akan menunjukkan suatu gejala sakit liver seperti lemah, malaise, dan lainnya yang membuat pasien sangat membutuhkan asupan vitamin serta mineral. Hati yang memainkan peranan yang paling penting dalam melalukan beberapa langkah dalam metabolisme vitamin. Vitamin sendiri terdiri dari beberapa jenis vitamin yang bisa larut di dalam lemak misalnya adalah vitamin A, D, E, dan K atau juga yang bisa larut di dalam air misalnya seperti vitamin C, dan B kompleks.

Kekurangan dari asupan vitamin-vitamin yang bisa larut di dalam air akan membuat pasien penderita sakit liver dengan penyakit hati untuk fase lanjut, namun hal ini biasanya sudah terjadi karena asupan makanan dan gizi yang masuk kurang dan juga tidak layak untuk dikonsumsi. Penyimpanan dari vitamin B12 biasanya akan jauh melebihi kebutuhan dari tubuh, dan defisiensi yang jarang terjadi akibat dari penyakit hati atau karena penyakit gagal hati. Terapi disaat sedang mengonsumsi gizi makanan yang menurun dan baisanya tubuh juga akan mengalami kekurangan pada tiamin serta folat. Biasanya jenis suplemen oral yang cukup dalam membantu mengembalikan tiamin dan folat ke level yang normal.

Vitamin yang bisa larut di dalam lemak bukan hanya memerlukan asupan makanan yang cukup namun juga membutuhkan sistem pencernaan yang sangat baik serta sistem penyerapan baik di dalam tubuh. Oleh karena itulah, produksi dari bilirubin dengan jumlah yang normal merupakan salah satu hal yang sangat penting. Bilirubin yang ada di dalam saluran pencernaan atau di da;lam usus sangat dibutuhkan untuk menyerap vitamin-vitamin larut lemak ke dalam tubuh. Bilirubin mempunyai cara kerja sebagai deterjen untuk memecah-mecah dan melarutkan vitamin ini untuk bisa diserap di dalam tubuh dengan proses yang baik. Jika produksi dari bilirubin buruk, dan suplemen oral vitamin A, D, E, dan K kemungkinan tidak akan memenuhi kecukupan dalam mengembalikan level dari vitamin ke level yang normal lagi. Selain itu, penggunaan dari larutan yang sama dengan detergen dari vitamin E cair bisa membantu meningkatkan penyerapan yang terjadi pada vitamin E dan juga pada pasien penderita sakit liver untuk tahap lanjut. Larutan yang sama juga bisa memperbaiki sistem penyerapan vitamin A, D dan K jika vitamin K ini diminum secara bersamaan dengan mengonsumsi vitamin E.

Selain itu, terapi yang dilakukan pada penderita sakit liver adalah dengan pemberian interferon. Interferon mempunyai sistem kekebalan tubuh yang alami dan juga mempunyai peran untuk malwan virus di dalamnya. Obat interferon ini sangat bermanfaat untuk menangai penyakit hepatitis B, dan penyakit hepatitis C serta D. Immunoglobulin pada penyakit hepatitis B bisa membantu untuk mencegah terjadinya kambuhan pada penyakit hepatitis b dan setelah transplantasi hati. Interferon merupakan glikoprotein yang diproduksi atau dihasilkan dari jenis sel-sel tertentu dan juga jenis T-limfosit selama infeksi virus.

Gejala Sakit Liver

Posted in Sakit Liver | Tagged , , , , , , | Leave a comment

Penyebab Sakit Liver

Penyebab Sakit Liver – Dari segi gizi, penyakit hati timbul karena seseorang banyak makan-makana yang sudah diolah dan anorganis serta makanan berkanji kental, gula, lemak dan daging. BIar, anggur dan minuman keras lainnya turut berperan sebagai penyebab penyakit hati/liver. Tubuh orang yang terserang penyakit liver, harus dihindarkan dari makan dan masakan berlemak atau yang digoreng. Pada saat yang sama, jika bisa hendaklah mengkonsumsi sedikit minyak zaitun mentah. Sebaiknya menghindari makanan yang manis-mabis, seperti cokelat dan krim yang mengandung banyak busa dan telur.

Penyebab Sakit Liver

Penyebab Sakit Liver

Penyebab Sakit Liver

Disarankan bagi penderita liver untuk mengkonsumsi biji-bijian dan buah-buahan selain buah pisang dan aprikot. Dan juga disarankan banyak mengkonsumsi makanan yang berasal dari umbi-umbian yang dipanggang atau direbus saja.

Penyebab-penyebab sakit liver, antara lain :

  1. Pola hidup yang tak sehat. Tubuh dipaksa untuk bekerja keras sampai-sampai tidak memperhatikan asupan gizi.
  2. Pekerja malam atau orang yang sering begadang, rentan mengidap penyakit liver. Ini disebabkan secara biologis fungsi hatinya dipicu untuk bekerja lebih cepat sehingga detoksifikasi lebih tinggi. Akibatnya, kondisi tubuh mudah drop.
  3. Adanya infeksi virus atau bakteri.
  4. Kecanduan alkohol
  5. Efek samping obat-obatan tertentu yang merupakan racun bagi hati.
  6. Kelainan bawaan lahir
  7. Kelainan-kelainan dalam metabolisme tubuh
  8. Adanya trauma atau luka pada organ hati
  9. Kurang gizi
  10. Tidak memperhatikan kebersihan alat-alat makan dan minum.

Biopsi Liver

Salah satu hal yang bisa dilakukan untuk mengetahui penyebab sakit liver adalah melakukan biopsi liver. Pada biopsi liver merupakan salah satu jenis prosedur dalam pemeriksaan yang bisa dilakukan untuk beberapa jenis gangguan sakit liver, antara lain adalah :

  1. Sebagai evalusasi pada sakit liver yang akan menunjukkan suatu hasil lab yang tidak normal.
  2. Konfirmasi diagnostik dan juga pada prognosa
  3. Suspek neoplasma hati
  4. Diagnosa dari penyakit liver kolestatik.
  5. Evaluasi dari sakit liver granulomatous atau juga infiltratif.
  6. Follow up yang dilakukan pada transplantasi sakit liver untuk membantu mengevaluasi adanya suatu rejection.
  7. Evaluasi dari adanya suatu penyakit kuning atau jaundice yang tidak diketahui penyebab sakit liver atau juga pada suspek suatu reaksi obat.

Prosedur yang dilakukan pada teknik biopsi liver adalah :

  1. Pemeriksaan papda darah misalnya adalah protrombin time, darah rutin, clotting time
  2. Satu minggu sebelum biopsi, biasanya pasien tidak boleh mengonsumsi obat jenis NSAID atau jenis seperti aspirin dan ibuprofen, serta antikoagulan.
  3. 8 jam sebelum melakukan bipsi maka pasien tidak diizinkan untuk makan.

Teknik biopsi pemeriksaan pada sakit liver adalah :

  1. Posisi pasien yang tidur terletang tanpa menggunakan alas bantal, kemudian tangan kanan yang diangkat kesamping kepala.
  2. Setelah itu tungkai pada atas dan bawah kemudian ditekuk ke kiri untuk membantu memperluas intercostalis space.
  3. Lokasi dari biopsi harus disterilkan dengan cara menggunakan Betadine solution dan kemudian disuntikkan dengan anesteso lokal lidocaine 1% di kulit dan peritoneum parietal.
  4. Penggunaan jarum aspirasi atau biasanya adalah dengan menggunakan jarum 22 gauge, 90 mm dan kemudian dimasukkan ke bagian atas dari mulai iga yang bawah dengan kedalaman 1-2 cm. Dan suatu penentuan dari lokai biopsi aspirasi yang bisa dibantu dengan cara USG atau juga dengan CT scan untuk membantu mengetahui lebih cepat dari suatu kedalaman dan juga dari ukuran lesinya.
  5. Setelah jaruk aspirasi dikeluarkan, maka tekanlah dibagian tadi dan setelah itu diberikan plester yang adesif.
  6. Pasien yang diinstruksikan untuk berbaring ke arah sisi kanan paling tidak selama satu jam unutk mmebantu mencegah terjadinya berdarah atau masalah kebocoran empedu
  7. Kemudian follow up vital sign dalam waktu setiap selama 15 menit dalam satu jam pertama, dan setiap 30 menit sekali di jam kedua.
  8. Rasa nyeri setelah melakukan biopsi biasaya disebabkan karena adanya suatu iritasi yang terjadi dibagian otot diafragma, dan bisa diberikan dengan meggunakan obat anti nyeri, namun sebaiknya jangan berikan obat golongan NSAID jenis aspirin dan ibuprofen yang bisa membuat pembekuan darah menjadi berkurang.

Komplikasi Sakit Liver

Berbagai komplikasi yang terjadi dari biopsi liver adalah 2 jam pertama dan 24 jam setelah biopsi. Komplikasi yang terjadi beberapa diantaranya adalah :

  1. Nyeri yang terasa di peluritik, peritoneal, dan difragmatik
  2. Pendarahan yang terjadi di intraperitoneal, intra hepatric, hemobilia, bile peritonitis, bacterimia, abses, dan mengenai organ lainnya misalnya adalah paru, kantung empedu, ginjal serta usus besar
  3. Kematian

Cara mengatasi gejala sakit liver adalah dengan melakukan terapi tanpa obat. Terapi tanpa obat yang bisa dilakukan adalah dengan melakukan diet seimbang, selain itu jumlah kalori yang dibutuhkan juga harus sesuai dengan tinggi badan si penderita, berat badan serta aktivitas yang dilakukannya. Untuk beberapa kondisi tertentu, maka diperlukan diet rendah asupan protein, banyak mengonsumsi makanan seperti sayuran dan buah-buahan serta dengan melakukan aktivitas seksual dan kemampuan untuk mencegah penyakit sembelit serta menerapkan pola hidup yang baik dan teratur. Melakukan konsultasi dengan dokter merupakan salah satu hal yang penting. Tujuan dari terapi diet ini dilakukan adalah menghindari terjadinya kerusakan hati permanen.

Penyebab Sakit Liver

Posted in Sakit Liver | Tagged , , , , , , , | Leave a comment